Jumbotron-image

PUBLISHED

22/08/2025

BAGIKAN

LPMU UML Mendampingi Penyusunan Borang Reakreditasi Prodi Informatika, Siap Sambut Tantangan 2026

Bandar Lampung – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Lampung (LPMU UML) memulai agenda penting berupa pendampingan penyusunan borang reakreditasi Program Studi Informatika. Hal ini dilakukan karena masa berlaku akreditasi sementara prodi Informatika akan segera berakhir pada tahun 2026, dan sebagai program studi baru, ini merupakan kali pertama Informatika UML menghadapi proses reakreditasi.

 

Dalam pertemuan yang digelar, sejumlah hal strategis menjadi pembahasan utama. Pertama, penyusunan timeline kegiatan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyusunan hingga pengunggahan borang, berjalan tepat waktu sebelum masa akreditasi berakhir. Kedua, adanya pendampingan dari PP Muhammadiyah yang akan dilakukan sebelum dokumen borang diunggah ke laman resmi LAM INFOKOM.

 

Selain itu, forum juga membahas berbagai aspek teknis, seperti mekanisme pengunggahan berkas, perhitungan biaya reakreditasi, serta pendampingan LPMU UML terkait kelengkapan dokumen borang. Tidak kalah penting, diskusi juga menyinggung mengenai syarat-syarat akreditasi yang harus dipenuhi, termasuk kesesuaian dokumen dengan standar nasional pendidikan tinggi.

 

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi Program Studi Informatika saat ini. Sebagai prodi baru, proses reakreditasi pertama ini dinilai krusial untuk memastikan kualitas akademik dan kesiapan prodi dalam menghadapi penilaian dari LAM INFOKOM.

 

Ketua LPMU UML menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa Prodi Informatika siap menghadapi reakreditasi 2026 dengan dokumen yang lengkap, standar yang terpenuhi, dan capaian yang jelas,” ujarnya.

 

Dengan adanya pendampingan ini, UML optimis bahwa Program Studi Informatika dapat meraih hasil akreditasi yang baik, sekaligus memperkuat posisi universitas dalam mencetak lulusan unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.